• Home
  • #20s
More
    Beranda #20s #keuangan Pelatihan Keuangan vs Nasihat Keuangan: Mana yang Terbaik?

    Pelatihan Keuangan vs Nasihat Keuangan: Mana yang Terbaik?

    Pelatihan Keuangan vs Nasihat Keuangan: Mana yang Terbaik? – Secara mendasar nasihat keuangan akan berfokus pada portofolio investasi dan akan memberikan saran investasi tertentu.

    Baca Juga: Cara Sederhanan Menetapkan Rencana Keuangan

    Penasihat keuangan akan membantu Anda mengelola uang yang dimiliki dan Anda memberikan kendali kepada mereka untuk mengelola keuangan.

    Hal di atas sangat berbeda dengan pelatihan keuangan, dimana Anda akan masuk dalam pendidikan, pertumbuhan, dan mengikuti proses agar bisa menguasai keterampilan untuk membangun kekayaan.

    Baca Juga: Pilihan Investasi yang Bisa Buat Kamu Kaya di Usia 35 Tahun

    Dalam pelatihan keuangan, Anda tetap memegang kendali atas pengelolaan keuangan dan bisa lebih cerdas dalam membuat keputusan investasi yang baik.

    Jika diumpamakan, nasihat keuangan akan memberikan ikan kepada Anda, sedangkan pelatihan keuangan mengajarkan Anda cara memancing agar bisa mendapatkan ikan.

    Mari simak perbedaan diantara kedua hal di atas melalui penjelasan di bawah ini.

    Perbedaan Mendasar Antara Penasihat Keuangan dan Pelatihan Keuangan

    Penasihat Keuangan dan Pelatihan Keuangan

    Dalam pelatihan keuangan, tidak akan ada analisis atau penilaian tentang sekuritas atau pasar. Anda akan mendapatkan pendidikan tentang strategi investasi dan manajemen resiko agar bisa melakukan analisis dan membuat keputusan investasi dengan bijak.

    Pelatihan keuangan tidak akan pernah memberikan rekomendasi tentang aset spesifik yang perlu dimiliki. Tetapi Anda akan mendapatkan pelajaran tentang seluk-beluk alokasi aset agar bisa membuat keputusan secara mandiri.

    Baca Juga: Siap untuk Pensiun Dini? Ikuti 7 Aturan Ini!

    Secara sederhana, pelatihan keuangan akan berfokus pada meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Anda tentang keuangan agar bisa mengambil keputusan sendiri.

    Selain itu, pelatihan keuangan akan memberikan lingkungan yang terstruktur dan kolaboratif yang memungkinkan Anda untuk terus bertumbuh secara pribadi. Hasil dari pelatihan keuangan adalah Anda bisa lebih sukses, lebih berpengetahuan, dan bisa mandiri membuat keputusan.

    Perbedaaan Mendasar Diantara Keduanya

    Penasihat Keuangan dan Pelatihan Keuangan 1

    Penasihat keuangan akan mengelola kekayaan dan investasi Anda sama seperti seseorang yang memberikan ikan kepada Anda. Sedangkan pelatihan keuangan atau mentor akan mendukung Anda membangun kekayaan dan mengajarkan Anda cara memancing agar bisa mendapatkan ikan sendiri.

    Baca Juga: 5 Skill Finansial yang Perlu Dimiliki Generasi Milenial, Apa Saja?

    Berdasarkan penjelasan di atas, maka pelatihan keuangan tentu saja jauh lebih baik daripada mendapatkan penasihat keuangan yang membantu Anda mengambil keputusan.

    Pelatihan keuangan memungkinkan Anda mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang pada akhirnya mendukung Anda dalam mengambil keputusan keuangan.

    Mengapa mengikuti pelatihan keuangan perlu dilakukan?

    Sebab, Anda tidak bisa bergantung terus dengan seseorang yang membantu dalam mengelola keuangan.

    Pada akhirnya setiap keputusan keuangan harus berasal dari diri sendiri, mulai dari keputusan investasi, pola pengeluaran, pola utang, dan cara Anda mengelola anggaran keuangan.

    Baca Juga: Anak Muda Wajib Berinvestasi Sejak Dini. Ini Sebabnya

    Bagaimana dengan investasi?

    Apa saja produk yang tepat untuk dipilih?

    Semua itu kembali lagi dengan profil resiko, modal yang dimiliki, dan jangka waktu investasi.

    Penasihat Keuangan dan Pelatihan Keuangan 2

    Pelatihan keuangan akan mengajarkan kepada Anda bahwa mereka dengan profil resiko agresif dan memiliki jangka waktu investasi di atas 10 tahun sangat cocok untuk berinvestasi pada pasar saham.

    Baca Juga: 3 Alasan P2P Lending Cocok untuk Investor Pemula

    Sedangkan Anda dengan profil resiko moderat dan memiliki modal yang terbatas lebih cocok berinvestasi di reksadana atau peer to peer lending.

    Semoga pembahasan di atas bermanfaat ya!

    Walter P.https://walterpinem.me
    Traveler, Teknisi SEO, dan Programmer WordPress. Aktif di Seni Berpikir, A Rookie Traveler, GEN20, Payung Merah, dan De Quixote.

    MENARIK NIH 👇

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

    Paling Populer