IBX5A44D5CA4B6A5 Lebih Mudah Melakukan Apa Yang Orang Sukses Lakukan | GEN20

Lebih Mudah Melakukan Apa Yang Orang Sukses Lakukan – Oleh Robert Kiyosaki


Lebih Mudah Melakukan Apa Yang Orang Sukses Lakukan - GEN20

 

Mengapa menjadi lebih penting dibandingkan melakukan

Oleh Kim Kiyosaki

 


Lebih Mudah Melakukan Apa Yang Orang Sukses Lakukan – Oleh Robert Kiyosaki – Melakukan apa yang orang-orang sukses lakukan adalah hal yang mudah.

Salah satu alasan terdapat begitu banyak orang kaya yang tidak berhasil di sekolah karena bagian “melakukan” dari menjadi kaya adalah hal sederhana. Kamu tidak perlu harus ke sekolah untuk menjadi kaya. Bagian “melakukan” dari menjadi kaya tentu saja bukanlah hal sulit.

Baca Juga: Tips Keuangan Dari Robert Kiyosaki Ini Bisa Membantumu Mempersiapkan Keuangan Masa Depan

Buku Think and Grow Rich karangan Napoleon Hill merupakan buku klasik yang aku baca ketika aku muda. Aku menyarankanmu untuk membaca buku itu juga.

Terdapat alasan mengapa buku tersebut dimulai dengan kata “think” pada judulnya daripada “work hard/bekerja keras” atau “get a job/dapatkan pekerjaan.”

Faktanya adalah orang-orang yang bekerja paling keras adalah mereka yang bukan bebas dari masalah keuangan. Malah, kamu harus belajar berfikir secara berbeda dibandingkan dengan orang lain, jangan ikut menyatu dengan keramaian.

Baca Juga: Aturan Utama Finansial Menurut Kim Kiyosaki

Menurut pendapatku, salah satu aset terbesar yang dimiliki orang-orang sukses adalah mereka berfikir dengan cara yang berbeda dari orang lain.

Hal ini dikarenakan jika kamu berfikir seperti orang lain berfikir, maka kamu akan memiliki apa yang orang lain miliki. Dan bagi kebanyakan orang, apa yang mereka miliki adalah hasil kerja keras bertahun-tahun, biaya pajak yang tidak adil, dan hutang seumur hidup.

Bukan Apa yang Kamu Lakukan yang Penting

Ketika seseorang bertanya padaku, “Apa yang harus aku lakukan untuk bisa pindah dari kuadran CASHFLOW bagian kiri (bagian karyawan – E dan wiraswasta – S) ke bagian kanan (pemilik bisnis – B dan investor – I)?” responku adalah, “Bukan apa yang kamu lakukan yang perlu diubah. Bukan bagaimana kamu berfikir yang perlu diubah.” Dalam kata lain, kuncinya ada pada dirimu untuk melakukan apa yang perlu dilakukan.

Baca Juga: 25 Hal Yang Harus Kamu Tau Ketika Berusia 25

Contohnya, ketika aku muda, aku belajar tentang uang dan kekayaan dengan memainkan Monopoli bersama ayahku yang kaya raya.

Dia mengajarkanku bahwa kunci untuk memenangkan permainan ini adalah dengan membeli empat rumah berwarna hijau dan jual mereka untuk sebuah hotel berwarna merah.

Hal tersebut juga menjadi rumus untuk menjadi kaya dalam kehidupan nyata, dan Kim beserta diriku sudah menggunakan metode itu untuk mengembangkan kekayaan kami.

Baca Juga: Buat Kamu Pasangan yang Baru Menikah, Coba Praktikkan 10 Tips Keuangan Ini

Ketika aku memberitahukan hal tersebut kepada orang lain, mereka menyeringai. Tentu saja hal tersebut tidak semudah itu, kan? Semua bergantung pada dirimu.  

Apakah kamu ingin menjadi orang yang berfikir bahwa membeli empat rumah berwarna hijau dan mengubah mereka menjadi satu hotel berwarna merah? Atau apakah kamu ingin menjadi orang yang berfikir bahwa hal tersebut sulit?

Jadilah, Maka Lakukanlah

Di tahun 1970-an, aku mengikuti kelas “mengatur tujuan hidup”. Kelas tersebut berbiaya $150 (dan mengambil waktu akhir pekanku). Aku tidak bisa percaya bahwa aku sudah mengeluarkan begitu banyak uang.

Baca Juga: Untuk Kamu Anak Muda, Tips Ini Bisa Membantumu Menyiapkan Keuangan di Masa Depan

Seringkali aku hampir mundur dan memilih pergi berselancar saja, namun aku bersyukur aku tidak jadi melakukannya. Apa yang aku pelajari dari kelas tersebut sudah membantuku mencapai apa yang aku inginkan dalam hidup.

Di awal kelas, instruktur tersebut menulis tulisan-tulisan ini pada papan tulis:

BE (jadilah)

DO (lakukanlah)

HAVE (milikilah)

Dia menjelaskan, “Tujuan-tujuan adalah bagian “kepemilikan” dari tiga kata: tujuan-tujuan seperti memiliki tubuh yang bagus, berada di dalam hubungan yang sempurna, atau memiliki uang jutaan dolar.

Sekali orang-orang tersebut menemukan tujuan-tujuan mereka, apa yang mereka ingin miliki, mereka mulai membuat daftar apa yang mereka harus lakukan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Karena itulah kebanyakan orang memiliki daftar yang harus dikerjakan (to-do lists). Mereka membuat tujuan mereka dan kemudian mulai melakukannya – hal itu juga bisa berarti mereka mulai gagal.”

Menggunakan contoh memiliki tujuan untuk memiliki tubuh yang sempurna, instruktur tersebut berbicara tentang pendekatan yang kebanyakan orang ambil: melakukan diet dan pergi ke tempat gym.

Baca Juga: Girls, Ingin Memulai Sebuah Bisnis? Ketahui Ini Dulu Yuk!

“Hal ini hanya bertahan beberapa minggu,” instruktur tersebut menjelaskan, “dan kebanyakan dari mereka kembali ke kebiasaan lama. Hal itu menjadi contoh dari melakukan daripada menjadi.”

Dia menyelesaikannya dengan kalimat paling manjur, “Bukan diet itu yang penting. Harus dirimulah yang konsisten menjalankan diet tersebut yang menjadi penting.”

Cara Baru Untuk Menjadi (Seseorang)

Pindah dari kuadran CASHFLOW bagian kiri ke bagian kanan bukan hanya tentang melakukan tetapi menjadi. Bukan soal mereka yang memiliki bisnis atau investasi secara sukses yang membuat perbedaan; ini lebih kepada bagaimana mereka berfikir dan siapa diri mereka sebenarnya dari inti keberadaan mereka sendiri.

Berita baik adalah tidak membutuhkan banyak uang untuk mengubah caramu berfikir. Faktanya, hal ini dapat dilakukan secara gratis.

Baca Juga: Dari Hobi Menjadi Bisnis: Bisakah Kamu Mengubah Hobi Menjadi Sebuah Bisnis?

Berita buruk adalah terkadang hal yang sulit mengubah keyakinan intimu tentang uang yang diwariskan dari generasi ke generasi, atau dipelajari dari teman-teman, pekerjaan, dan sekolah. Namun hal itu tetap bisa dilakukan.

Rich Dad bukan mengajarkanmu bagaimana cara membuat daftar. Tidak akan pernah menyangkut soal saham mana yang perlu dibeli atau reksadana mana yang paling aman. Bagi kami, pendidikan finansial yang sukses mengajarimu, bukan untuk melakukan melainkan bagaimana menjadi.

Sejak awal tulisan ini, kami sudah berada di pikiranmu (jadilah) sehingga kamu bisa mengambil tindakan (lakukanlah) yang memungkinkanmu menjadi orang yang bebas finansial (milikilah).


Gabung LINE@


Artikel Menarik Lainnya

Yang Lain: #20s

Jangan Lewatkan

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item